Sejak koputer berkomunikasi dengan komputer lain, yang diperlukan adalah sebuah standar model komunikasi anata komputer satu dengan yang lainnya. Hal ini karena tara komputer satu dengan komputer lain boleh ajdi merk, sistem operasi ataupun hardwarenya berbeda sehingga diperlukan model antarjaringan yang terstandar. Dalam hal ini ada 3 model antarjaringan yang paling banyak dipakai, yaitu OSI, TCP/IP dan Cisco Hierarciichal.
Adapun model internetworking /antar jaringan ini meliputi dari aplikasi tampak muka (interface), aturan, transportasi paket data, routing pake dan media transmisinya. OSI (Open Systems Interconnection) adalah suatu model referensi internetworking multiplatform yang dibuat oleh organisasi international ISO. Model ini menggunakan pendekatan yang disebut dengan pendekatan layer. Dimana layer mewakili sebuah rangkain proses tertentu yang unik dan berbeda dengan layer lainnya. Pada OSI terdapat 7 layer, yaitu Application, Presentation, Session, Transport, Network, Data Link, Physical Layer.
Application Layer berfungsi menyajikan antarmuka/interface kepada pengguna. Contoh pada layer ini adalah web Browser, dengan protokol HTTP, FTP, dan TFTP. Selanjutnya Presentation layer berfungsi untuk menampilkan data pada application layer, yaitu dengan cara pemformatan kode, dan translasi data. Contohnya konversi EBCDIC ke ASCII. Session Layer berfungsi untuk menyetting, mengatur dan sesi dengan 3 mode : simplex, half duplex, full duplex. Transport layer berfungsi memecah data menjadi frame dan packet atau menggabungkannya lagi. Yang berada di sini adalah protokol TCP atau UDP. Network layer, berfungsi meroute atau meneruskan paket-paket data ke tujuannya, atau menahan paket agar tidak salah tujuan. Pada layer inilah router bekerja. Selanjutnya Datalink layer berfungsi menyediakan transmisi fisik dari data dengan cara memberi header yang berisi alamat asal dan tujuan data. Yang bekerja pada layer ini adalah switch. Dan yang terakhir Physical layer berfungsi mengirim data berupa bit-bit melalui media transmisi seperti kabel optik, kabel tembaga dan sebagainya.
Selain OSI, ynag lain adalah TCP/IP, yang sebenarnya sama dengan OSI hanya memiliki 4 layer saja, yaitu Aplication (sama seperti fungsi layer Aplication, presentation dan session di OSI), Transport layer, Internet layer (seperti network layer di OSI), dan network access layer (seperti fungsi data link dan physical di OSI). Lalu untuk model Cisco Hierarcichal, hanya terdapat 3 layer, yaitu core layer, distribution layer dan access layer. Core layer merupakan inti jaringan, untun transportasi skala besar (dalam hal ini ISP/WAN). Distribution layer merupakan penghubung core dan access layer, dan menangani proses routing. Sedangkan access layer adalah layer yang berfungsi mengontrol user yang mengakases ke internet. Ini adalah uraian singkat tentang model internetworking, secara detail akan dibahas per layer pada pertemuan berikutnya.
0 komentar:
Posting Komentar