Virtual LAN
Label: Jarkom
STP
Label: Jarkom
Layer 2 Switching
Label: Jarkom
Open Shortest Path First (OSPF)
|
|
Label: Jarkom
Enhanced IGRP (EIGRP)
Label: Jarkom
ROUTING INTERNET PROTOCOL (RIP) DAN RIPv2
Label: Jarkom
Dynamic Routing
Label: Jarkom
IP ROUTING DAN STATIC ROUTING
Label: Jarkom
CISCO INTERNETWORKING OPERATION SYSTEMS (IOS)
IOS merupakan sistem operasi yang berjalan pada perangkat router maupun switch. Sebagai
contoh adalah Cisco IOS pada router dan switch Cisco dan MikrotikOS pada router Mikrotik.
Cisco IOS merupakan kernel dari router dan switch Cisco. Kernel adalah bagian tak
terpisahkan dari sistem operasi yang mengalokasikan sumber daya dan mengatur beberapa
hal seperti interface hardware level rendah dan keamanan. Cisco IOS dapat diakses melalui
port console di router dengan menggunakan koneksi RJ-45. Untuk latihan dapat digunakan
software Cisco Packet Tracer (jika tidak memiliki router). Ada banyak cara mengakses Cisco
IOS, baik menggunakan commnd-line interface (CLI) maupun dengan Security Device
Manager (SDM). Dalam artikel ini akan digunakan CLI karena lebih mudah, cukup dengan
terminal saja.
Pada Cisco IOS menggunakan CLI, pertama-tama akan muncul pesan status interface dan
booting. Selanjutnya tekan enter dan ‘Router>’ prompt akan tampil. Ini disebut ‘user exec
mode’, banyak digunakan untuk melihat statistik dan login ke privileged mode. Untuk masuk
ke ‘privileged mode’, cukup ketikkan perintah ‘enable’, dan muncul ‘Router#’ prompt. Pada
mode ini kita dapat melihat dan merubah konfigurasi. Untuk kembalike ‘user exec mode’,
ketikkan ‘disable’ atau Ctrl+Z. Dan untuk keluar dari Cisco IOS, ketikkan ‘logout’ dari user
exec mode.
Label: Jarkom
IPv4 Subnetting
|
|
Label: Jarkom
Alamat Unicast, Multicast dan Broadcast
Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah InternetworkIP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one. Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone. Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.
Alamat Unicast
Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik, yang disebut dengan alamat unicast (unicast address). Alamat unicast disebut sebagai alamat logis karena alamat ini merupakan alamat yang diterapkan pada lapisan jaringan dalam DARPA Reference Model dan tidak memiliki relasi yang langsung dengan alamat yang digunakan pada lapisan antarmuka jaringan dalam DARPA Reference Model. Sebagai contoh, alamat unicast dapat ditetapkan ke sebuahhost dengan antarmuka jaringan dengan teknologi Ethernet, yang memiliki alamat MAC sepanjang 48-bit.
Alamat unicast inilah yang harus digunakan oleh semua host TCP/IP agar dapat saling terhubung. Komponen alamat ini terbagi menjadi dua jenis, yakni alamat host (host identifier) dan alamat jaringan (network identifier).
Alamat unicast menggunakan kelas A, B, dan C dari kelas-kelas alamat IP yang telah disebutkan sebelumnya, sehingga ruang alamatnya adalah dari 1.x.y.z hingga 223.x.y.z. Sebuah alamat unicast dibedakan dengan alamat lainnya dengan menggunakan skema subnet mask.
Jenis-jenis alamat unicast
Jika ada sebuah intranet tidak yang terkoneksi ke Internet, semua alamat IP dalam ruangan kelas alamat unicast dapat digunakan. Jika koneksi dilakukan secara langsung (dengan menggunakan teknik routing) atau secara tidak langsung (dengan menggunakan proxy server), maka ada dua jenis alamat yang dapat digunakan di dalam Internet, yaitu public address (alamat publik) dan private address (alamat pribadi).
Label: Jarkom
Alamat IP (IPv4)
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
IP versi 4 (IPv4)
IP versi 6 (IPv6)
Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.
Alamat IP versi 4 umumnya diekspresikan dalam notasi desimal bertitik (dotted-decimal notation), yang dibagi ke dalam empat buah oktetberukuran 8-bit. Dalam beberapa buku referensi, format bentuknya adalah w.x.y.z. Karena setiap oktet berukuran 8-bit, maka nilainya berkisar antara 0 hingga 255 (meskipun begitu, terdapat beberapa pengecualian nilai).
Label: Jarkom
TCP/IP vs OSI
OSI LAYER 1.1 OSI Layer. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien. Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual. Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi. Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Label: Jarkom
MODEL INTERNETWORKING
Label: Jarkom
Download Tulisan
JARKOM
7. IPv4 Subnetting | mirror1 | mirror2
8 cisco ios | mirror1 | mirror2
9. ip route n static route | mirror1 | mirror2
10. dynamic routing | mirror1 | mirror2
11. RIP&RIPv2 | mirror1 | mirror2
12. EIGRP | mirror1 | mirror2
13. OSPF | mirror1 | mirror2
14. Layer 2 Switching | mirror1 | mirror2
15. STP | mirror1 | mirror2
16. VLAN | mirror1 | mirror2
Label: Download
Jaringan, Collision Domain dan Broadcast Domain
Jaringan (networking), merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung satu sama lain agar dapat saling berkomunikasi. Sedangkan internetworking sendiri adalah hubungan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain. Di era sekarang ini, kita tidak dapat elpas dari yang namanya jaringan. Jaringan menghubungkan manusia di belahan barat Indonesia dengan belahan Timur di Indonesia sehingga dapat berkomunikasi dalam satu waktu. Bukan hanya Indonesia, tapi bahakan seluruh negara di dunia dapat saling berkomunikasi satu sama lain menmbus jarak yang bermil-mil.
Jaringan yang paling dasar memiliki minimal sati collision domain dan satu broadcast domain. Apa itu ? Collision domain adalah daerah dimana adanya kemungkinan terjadinya tabrakan antara satu paket dengan paket yang lain dikirim secara bersamaan. Sebagai contoh si A mengirim pesan pada B melalui jalur X, begitu pula sebaliknya si B juga mengirim pesan ke lewat jalur X pada waktu yang bersamaan. Daerah (dalam hal ini jalur X)merupakan collision domain, karena di sini dimungkinkanadanya tabrakan antara pesan adari si A dan si B. Sedangkan broadcast domain merupakan wilayah yang dapat mendapatkan kiriman semua paket yang akan dikirimkan ke suatu host/interface. Sebagai contoh, jika si A,B,C,D,E terhubung pada satu hub yang sama. Kemudian si A mengirim pesan ke C, maka pesan tersebut juga dapat didengar oleh si B, D, dan E. Begitulah kira - kira ilustrasinya
Label: Jarkom