Sebagaimana yang kita ketahui
switch hanya memecah collision domain dan tidak membagi-bagi area jaringan.
Pada saat ini jaringan telah berkembang pesat, sebagai contoh di sebuah
perusahaan, setiap divisi memiliki area jaringan tersendiri. Bagaimana jika ada
pegawai baru di divisi teknik akan tetapi slot switch di divisi tersebut telah
habis. Yang masih tersedia slot di divisi akuntansi, akan tetapi divisi akuntansi
dapat mengakses halaman-halaman yang divisi teknik tidak dapat mengaksesnya.
Solusinya adalah dengan Virtual LAN (VLAN). VLAN merupakan suatu pengelompokan
pengguna jaringan secara logis dan sumber daya yang terkoneksi didefinisikan
pada port switch.
VLAN mempermudah perancangan
jaringan, sehingga user dari berbagai divisi tidak perlu dikelompokkan dalam
suatu ruangan, selain itu juga mempermudah pembuatan VLAN baru tanpa merubah
atau memindah lokasi suatu divisi. Selain itu dengan VLAN, kita dapat menambah
jumlah broadcast domain, dan juga menambahkan filter/security untuk setiap
VLAN.
Untuk membuat VLAN ada beberapa
cara, yaitu dibuat oleh admin pada setiap port (static VLAN), atau secara
otomatis, dicocokkan dengan data pada switch (dynamic VLAN). Sekarang terlebih
dahulu akan dijelaskan mengenai static VLAN. Untuk membuat static VLAN cukup
masuk ke mode user exec, lalu ketikkan
mac-address-tablestaticmac_addres vlan
nomor_vlan interface no_interface. Untuk
membuat dynamic VLAN cukup masuk ke mode user exec, lalu ketikkan
vlannomor_vlan, lalu ketikkan namenama_vlan.
Selanjutnya untuk menentukan suatu port masuk pada vlan berapa, maka masuk ke
interface tersebut lalu ketikkan switchportmode
access dan
switchportaccessvlannomor_vlan. Berikut
contohnya :
Lalu setting pada router vlan
adalah sebagai berikut (setting pembuatn vlan, port yang terkoneksi dan ip
address pada setiap vlan). PC0 disetting melalui static VLAN, sedangkan yang
lain dynamic VLAN :
0 komentar:
Posting Komentar